Hak Cipta Dan Merek Dagang
Semua materi dan perangkat lunak di situs web ini adalah hak cipta milik Percetakan MahaMeru. Seluruh hak dilindungi undang-undang. Dilarang keras mendistribusikan ulang, menyalin, atau memublikasikan kembali materi serta perangkat lunak yang terdapat dalam situs web MahaMeru tanpa izin tertulis.
Anda tidak diperbolehkan mengunggah atau mereproduksi merek dagang, merek layanan, atau logo apa pun tanpa persetujuan sah dari pemilik merek atau tanpa lisensi resmi. Kebijakan ini mencakup penggunaan teks, nama, gambar, foto, dan desain yang dikirimkan kepada MahaMeru untuk dicetak. Kebijakan yang sama berlaku untuk materi berhak cipta milik fotografer, seniman, penerbit, komposer, penulis, maupun pencipta karya asli lainnya.
Konten Pelanggan
Anda memahami bahwa seluruh informasi, data, teks, foto, grafik, pesan, atau materi lainnya ("Konten") merupakan tanggung jawab penuh dari pihak yang mengirimkannya. Hal ini berarti Anda bertanggung jawab sepenuhnya—dan bukan MahaMeru—atas semua Konten yang Anda kirim, unggah, poskan, atau transmisikan melalui layanan email maupun media lainnya. Sesuai dengan aturan global penggunaan internet, Anda setuju untuk mematuhi seluruh peraturan lokal terkait perilaku daring dan hak kekayaan intelektual. Anda setuju untuk tidak menggunakan Layanan untuk mengunggah atau mengirim Konten yang melanggar hukum. MahaMeru tidak mengontrol Konten yang disediakan Pelanggan dan tidak menjamin keakuratan, integritas, maupun kualitasnya. MahaMeru tidak bertanggung jawab atas segala dampak hukum dari Konten yang Anda berikan.
Anda memahami bahwa Anda memegang kendali atas privasi Konten yang dikirimkan. Ketika Anda atau pihak yang Anda berikan wewenang melakukan pemesanan (baik atas nama pribadi, organisasi, maupun perusahaan), Anda memberikan izin kepada MahaMeru untuk menggunakan, mereproduksi, memodifikasi, menyesuaikan, memublikasikan, menampilkan, dan memproses Konten tersebut secara khusus guna menyelesaikan pesanan cetak Anda.
Pengiriman File Desain & Digital Artwork
Semua karya seni, desain, dan gambar wajib disediakan dalam format warna CMYK. MahaMeru tidak bertanggung jawab atas pergeseran atau perubahan warna yang terjadi akibat konversi dari mode warna RGB ke CMYK.
Seluruh file desain dan gambar harus beresolusi antara 200 hingga 300 DPI dengan ukuran skala cetak yang sebenarnya (actual size). MahaMeru tidak bertanggung jawab atas hasil cetak yang kabur, terdistorsi, atau terpecah (pixelated) yang disebabkan oleh rendahnya kualitas atau ketidaksesuaian ukuran file yang disediakan oleh Pelanggan.
Penyesuaian & Proofing
MahaMeru tidak bertanggung jawab atas perbedaan pencocokan warna atau kepadatan tinta antara tampilan monitor dengan hasil cetak fisik yang telah disetujui Pelanggan. Tampilan layar monitor hanya berfungsi untuk memprediksi tata letak desain, akurasi teks, proporsi gambar, dan penempatan elemen, bukan warna atau kepadatan tinta aktual pada bahan cetak.
Aplikasi lapisan (coating), laminasi, dan pernis UV dapat memengaruhi atau mengubah tampilan warna hasil cetak. MahaMeru tidak bertanggung jawab atas perubahan atau penampilan warna akhir produk yang dilapisi laminasi, pelapis, maupun pernis UV atas permintaan Pelanggan.
Persetujuan Pesanan
Pelanggan bertanggung jawab penuh atas pemeriksaan dan persetujuan akhir (proofreading) sebelum proses cetak dimulai. MahaMeru tidak bertanggung jawab atas kesalahan pada hasil cetak yang disebabkan oleh hal-hal berikut :
- Kesalahan ketik (typo) dan tanda baca.
- Orientasi grafik, penempatan elemen, atau pergeseran posisi objek akibat perbedaan versi program saat file dibuka.
- Penggunaan jenis huruf (font) yang salah atau masalah font hilang (missing font) saat dibuka di perangkat komputer lain.
- Pemberian tanda potong (crop mark), garis panduan (guide bar), dan batas potong (bleed) yang salah.
- Kesalahan penempatan garis atau posisi lipatan pada desain.
- Pengaturan ukuran desain pada file yang tidak sesuai dengan ukuran cetak aktual.
- Perbedaan warna akibat konversi mode dari RGB ke CMYK, atau perbedaan profil warna pada monitor.
- Hasil cetak terlihat kabur atau buram akibat penggunaan file beresolusi rendah, pengubahan ukuran (resize) file kecil ke besar, atau ketidaksesuaian satuan ukuran.
Kewajiban & Jaminan
Jaminan Terbatas : MahaMeru menjamin pengerjaan barang sesuai dengan spesifikasi yang tertera pada pesanan pembelian (purchase order). Pelanggan memahami bahwa sketsa, salinan, dan pengerjaan awal yang ditunjukkan sebelum produksi hanya bertujuan untuk menggambarkan estimasi umum, bukan mewakili hasil fisik cetakan yang sebenarnya.
Jaminan Tersirat : Tanggung jawab maksimum MahaMeru terbatas pada pengerjaan barang agar sesuai dengan deskripsi tertulis pada transaksi pesanan pembelian dan tidak akan melebihi nilai kontrak yang disepakati.
Pajak
Pajak penjualan dan penggunaan yang berlaku (atau yang akan ditetapkan oleh otoritas pajak di kemudian hari) merupakan tanggung jawab Pelanggan dan belum termasuk dalam harga yang tercantum di situs web MahaMeru. Segala jenis pajak langsung, bea cukai, atau biaya pemungutan tarif tambahan yang dikenakan oleh otoritas pemerintah atas produksi, penjualan, maupun pengiriman barang akan ditambahkan ke total harga dan wajib dibayar sepenuhnya oleh Pelanggan.
Metode Pembayaran
Pembayaran melalui PayPal akan dikenakan biaya transaksi sesuai kurs konversi mata uang PayPal yang berlaku (IDR ke USD). Transaksi melalui PayPal atau Kartu Kredit Indonesia akan dikenakan biaya tambahan (biaya penanganan) sebesar 5% dari total nilai pesanan.
Pembatalan Pesanan
MahaMeru dapat memproses pembatalan pesanan selama proses pencetakan belum dimulai. Apabila pesanan sudah masuk dalam tahap pencetakan, penyelesaian (finishing), atau pengiriman, pesanan tersebut tidak dapat dibatalkan. Permohonan pembatalan dapat diajukan melalui email atau telepon, dan tim Customer Service kami akan mengonfirmasi kelayakan pembatalan serta besarnya biaya pembatalan yang dikenakan sesuai tahap produksi.
Pengembalian & Pengembalian Dana
Mengingat setiap produk diproduksi secara kustom sesuai permintaan Pelanggan sehingga tidak memiliki nilai jual kembali, produk yang sudah dicetak tidak dapat dikembalikan atau ditukar dengan dana (no refund/credit). Apabila terjadi kesalahan murni dari pihak MahaMeru setelah melalui proses verifikasi, kami akan melakukan cetak ulang (reprint) atas pesanan anda.
Pencetakan Ulang
Pelanggan wajib menyampaikan pemberitahuan kepada MahaMeru mengenai cacat atau kesalahan produksi pada saat produk diterima. Untuk mendapatkan fasilitas cetak ulang, Pelanggan wajib mengembalikan seluruh produk yang cacat/salah dalam kondisi utuh paling lambat 3 hari kerja setelah barang diterima.
Pengiriman Dan Pengantaran
MahaMeru tidak bertanggung jawab atas keterlambatan pengiriman yang disebabkan oleh keadaan kahar (force majeure), seperti kebakaran, banjir, pencurian, vandalisme, perang, kerusuhan, tindakan pemerintah, bencana alam, atau kejadian lain di luar kendali kami. Kami juga tidak bertanggung jawab atas keterlambatan atau kerusakan yang disebabkan oleh penyedia jasa ekspedisi/kurir. Perkiraan waktu pengiriman tidak dapat dijamin secara mutlak karena potensi penundaan tak terduga dari pihak ekspedisi.
MahaMeru berupaya optimal untuk mematuhi jadwal pengiriman. Namun, kendala teknis seperti kerusakan mesin cetak yang tidak terduga, kendala pasokan bahan baku dari supplier, atau kondisi mendesak lainnya dapat menyebabkan penundaan. Dalam hal keterlambatan akibat kendala teknis internal, MahaMeru dapat memberikan kompensasi pembebasan atau penyesuaian biaya yang berlaku. Kendala teknis tidak dapat dijadikan alasan bagi Pelanggan untuk membatalkan pesanan.
Tanda terima pengiriman (bukti resi) tidak dilampirkan secara otomatis kecuali diminta saat pemesanan. MahaMeru berhak memilih atau mengganti alternatif jasa ekspedisi pengiriman demi kelancaran pengantaran.
Kegagalan Pengiriman Dan Kehilangan
MahaMeru tidak bertanggung jawab atas kesalahan alamat pengiriman, kelalaian, atau kerusakan barang yang disebabkan oleh penyedia jasa ekspedisi.
Jika paket gagal terkirim dan dikembalikan akibat kesalahan Pelanggan dalam memberikan informasi alamat, MahaMeru akan mengirimkan ulang paket setelah perbaikan alamat dilakukan, di mana seluruh biaya pengiriman tambahan menjadi tanggungan Pelanggan.
Penyelesaian Sengketa Hukum
Hak dan kewajiban antara Pelanggan dan MahaMeru, serta segala akibat dari perjanjian ini, diatur berdasarkan hukum Republik Indonesia. Setiap perselisihan atau sengketa yang timbul dari perjanjian ini akan diselesaikan secara khusus melalui lembaga arbitrase atau Pengadilan Negeri Denpasar, Bali. Putusan arbitrase bersifat final dan mengikat bagi kedua belah pihak. Segala hal yang berkaitan dengan keabsahan klausa penyelesaian sengketa ini ditentukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di wilayah hukum Denpasar, Bali.
Ketentuan Akurasi dan Konsistensi Warna Cetak
Kami berupaya menghasilkan cetakan dengan warna yang baik dan konsisten. Namun, hasil cetak digital tidak dapat dijamin identik 100% dengan tampilan layar, contoh dari perangkat lain, maupun hasil cetakan sebelumnya, meskipun menggunakan file desain yang sama.
Cetak digital tetap dapat menghasilkan warna yang relatif konsisten melalui pengaturan mesin, kalibrasi, dan pengelolaan warna yang tepat. Akan tetapi, proses tersebut memiliki toleransi produksi. Perubahan pada kondisi mesin, bahan, lingkungan, atau pengaturan produksi dapat menyebabkan perbedaan warna.
1. Mengapa file yang sama dapat menghasilkan warna berbeda?
File desain menyimpan informasi warna, tetapi warna yang terlihat pada produk akhir dibentuk oleh kombinasi file, pengolahan warna, mesin cetak, toner atau tinta, bahan, serta finishing.
Sebagai contoh, nilai CMYK yang sama merupakan instruksi komposisi warna. Nilai tersebut bukan jaminan bahwa setiap mesin, jenis kertas, dan waktu produksi akan menghasilkan tampilan fisik yang persis sama.
Karena itu, menggunakan file yang sama merupakan salah satu syarat untuk menjaga konsistensi, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu.
2. Kondisi mesin berubah selama pemakaian
Pada mesin digital berbasis toner, warna dihasilkan melalui proses pembentukan gambar, pemindahan toner, dan pemanasan agar toner melekat pada kertas. Kondisi komponen dan kestabilan proses tersebut memengaruhi kepadatan serta keseimbangan warna.
Selama mesin digunakan, perubahan suhu kerja, kondisi drum, developer pada mesin yang menggunakannya, sistem transfer, dan unit pemanas dapat memengaruhi hasil cetak. Penggantian bahan habis pakai atau perawatan mesin juga dapat mengubah respons warna sehingga diperlukan penyesuaian kembali.
Pada mesin digital berbasis inkjet, kondisi printhead, kestabilan pengeluaran tinta, pengaturan cetak, dan interaksi tinta dengan media turut memengaruhi hasil.
Perubahan tersebut tidak selalu menghasilkan perbedaan besar. Namun, pada desain yang sensitif terhadap warna, pergeseran kecil dapat terlihat saat dua hasil cetak diletakkan berdampingan.
3. Suhu dan kelembapan memengaruhi proses cetak
Kondisi ruangan dan penyimpanan bahan dapat memengaruhi mesin maupun kertas.
Kertas menyerap dan melepaskan kelembapan mengikuti lingkungan sekitarnya. Pada proses cetak toner, perubahan kondisi kertas dapat memengaruhi proses transfer toner. Pada proses inkjet, karakter permukaan dan penyerapan bahan memengaruhi pembentukan warna.
Dengan demikian, pencetakan pada hari atau sesi produksi yang berbeda dapat memberikan hasil yang sedikit berbeda, meskipun file dan nama jenis kertas tetap sama.
4. Jenis dan kondisi kertas memengaruhi warna
Warna cetakan merupakan hasil interaksi toner atau tinta dengan permukaan bahan. Faktor yang berpengaruh antara lain:
Warna dasar kertas: putih terang, putih alami, atau krem.
Permukaan kertas: halus, bertekstur, berlapis, atau tidak berlapis.
Tingkat kilap dan kemampuan bahan memantulkan cahaya.
Daya serap bahan, terutama pada pencetakan inkjet.
Perbedaan merek, batch produksi, dan kondisi penyimpanan kertas.
Desain yang dicetak pada artpaper putih dapat terlihat lebih cerah dibandingkan desain yang sama pada bookpaper krem. Pada kertas krem, warna dasar bahan ikut memengaruhi tampilan keseluruhan, terutama pada area terang dan warna pastel.
Jenis dan gramatur kertas yang sama belum tentu memiliki warna dasar serta karakter permukaan yang identik apabila merek atau batch bahannya berbeda.
5. Kalibrasi membantu menjaga konsistensi, tetapi memiliki batas
Kalibrasi merupakan proses pengukuran dan penyesuaian untuk mengembalikan respons warna mesin mendekati kondisi acuan.
Kalibrasi dapat mengurangi pergeseran warna, tetapi tidak membuat kondisi fisik mesin dan bahan selalu identik. Hasilnya tetap bergantung pada kemampuan mesin, kondisi media, profil warna, serta perubahan yang terjadi selama produksi.
Karena itu, kalibrasi membantu menjaga warna dalam toleransi yang ditentukan, bukan menjamin seluruh cetakan akan sama secara mutlak tanpa perbedaan.
6. Pengolahan file dan profil warna dapat mengubah hasil
Sebelum dicetak, file diproses oleh perangkat lunak atau sistem RIP menjadi data yang dapat dijalankan mesin.
Hasil pengolahan dapat berbeda apabila terdapat perubahan pada:
Profil warna sumber dan profil keluaran.
Pengaturan konversi RGB, CMYK, atau warna spot.
Pengaturan pengolahan warna pada aplikasi, driver, atau RIP.
Mode cetak dan pengaturan media.
Penanganan transparansi, overprint, dan elemen desain tertentu.
File yang sama dengan pengaturan produksi yang berbeda dapat menghasilkan warna yang berbeda. Mengubah file menjadi CMYK juga tidak otomatis menjamin kecocokan warna pada semua mesin dan bahan.
7. Warna layar berbeda dengan warna cetakan
Layar menghasilkan warna melalui cahaya, sedangkan cetakan terlihat melalui cahaya yang dipantulkan permukaan bahan.
Tampilan pada layar dipengaruhi oleh jenis perangkat, kecerahan, pengaturan warna, mode tampilan, dan kondisi pencahayaan. Satu desain dapat terlihat berbeda di dua ponsel atau monitor, bahkan sebelum dicetak.
Selain itu, sebagian warna yang terlihat sangat terang pada layar berada di luar kemampuan reproduksi kombinasi mesin dan bahan cetak tertentu. Warna tersebut harus dikonversi ke warna yang dapat dihasilkan, sehingga dapat terlihat lebih redup atau mengalami perubahan nuansa.
Tampilan monitor, layar ponsel, foto, screenshot, dan preview melalui aplikasi pesan tidak digunakan sebagai acuan mutlak warna cetakan.
8. Warna tertentu lebih mudah memperlihatkan perbedaan
Sebagian desain lebih sensitif terhadap perubahan kecil, terutama:
Abu-abu yang dibentuk dari campuran beberapa warna.
Warna pastel dan bidang dengan warna sangat muda.
Warna kulit.
Warna solid pada bidang luas.
Warna gelap dengan komposisi beberapa kanal warna.
Warna identitas merek yang harus mengikuti acuan tertentu.
Sebagai contoh, perubahan kecil pada keseimbangan cyan, magenta, dan yellow dapat membuat abu-abu terlihat lebih kemerahan, kehijauan, atau kebiruan.
Pada bidang solid yang luas, variasi kepadatan juga lebih mudah terlihat dibandingkan pada foto yang memiliki banyak detail dan perubahan warna.
9. Mesin yang berbeda dapat menghasilkan warna berbeda
Setiap mesin memiliki kemampuan reproduksi warna, karakter toner atau tinta, sistem pengolahan, dan respons terhadap bahan yang berbeda.
Hasil cetak dari mesin digital lain, printer kantor, mesin offset, atau penyedia jasa cetak lain tidak otomatis dapat disamakan secara persis.
Contoh cetak dari perangkat lain dapat digunakan sebagai referensi untuk dibahas sebelum produksi. Namun, tingkat kecocokannya perlu diperiksa melalui uji cetak pada mesin dan bahan yang akan digunakan.
10. Finishing dan pencahayaan memengaruhi tampilan akhir
Laminasi matte, laminasi glossy, coating, dan finishing permukaan lainnya dapat mengubah cara cahaya dipantulkan. Akibatnya, warna dapat terlihat berbeda setelah finishing meskipun berasal dari cetakan yang sama.
Warna juga dapat terlihat berbeda di bawah sinar matahari, lampu putih, dan lampu kuning. Dua contoh yang tampak mendekati sama di bawah satu sumber cahaya dapat terlihat berbeda di bawah sumber cahaya lainnya.
Perbandingan warna sebaiknya dilakukan pada bahan dan finishing yang setara, di bawah pencahayaan yang sama.
11. Ketentuan cetak ulang dan penambahan jumlah
Pemesanan ulang atau penambahan jumlah pada waktu berbeda merupakan sesi produksi baru.
Walaupun menggunakan file yang sama, hasilnya dapat mengalami perbedaan warna dibandingkan pesanan sebelumnya karena perubahan kondisi mesin, bahan, kalibrasi, atau pengaturan produksi.
Untuk produk yang akan dipakai bersamaan dan membutuhkan keseragaman, pelanggan disarankan memesan seluruh kebutuhan dalam satu produksi. Cara ini membantu mengurangi risiko perbedaan antarproduksi, tetapi tidak menghilangkan seluruh toleransi variasi dalam satu produksi.
Cetakan lama juga dapat mengalami perubahan akibat usia, paparan cahaya, dan penyimpanan sehingga kondisinya perlu dipertimbangkan ketika dijadikan referensi.
12. Ketentuan proof atau contoh cetak
Pelanggan yang memiliki kebutuhan warna khusus perlu menyampaikannya sebelum pesanan diproses.
Untuk kebutuhan tersebut, kami menyarankan proof fisik menggunakan mesin, bahan, dan finishing yang mewakili produksi akhir, sesuai ketersediaan layanan. Biaya serta waktu pembuatan proof dikonfirmasikan terlebih dahulu.
Proof digital berupa PDF, gambar, atau preview layar terutama digunakan untuk memeriksa isi dan tata letak. Proof tersebut bukan jaminan kecocokan warna cetak.
Proof fisik yang disetujui menjadi acuan produksi sesuai kondisi yang disepakati. Namun, hasil produksi tetap memiliki toleransi terhadap proof. Apabila bahan, mesin, finishing, atau kondisi produksi berubah, kebutuhan proof ulang perlu dibahas.
13. Kebutuhan warna merek dan kecocokan khusus
Apabila pelanggan membutuhkan kecocokan terhadap warna merek, kode Pantone, sampel produk, atau contoh cetak tertentu, kebutuhan tersebut harus diberitahukan sebelum produksi.
Kode Pantone yang dicetak melalui simulasi CMYK tidak otomatis menghasilkan warna yang identik dengan tinta spot Pantone. Sebagian warna acuan berada di luar jangkauan kombinasi mesin dan bahan yang digunakan.
Kebutuhan warna khusus harus melalui pemeriksaan kemampuan produksi dan persetujuan acuan. Jika diperlukan toleransi terukur, metode pengukuran serta batas penerimaannya harus disepakati terlebih dahulu.
Kami tidak menggunakan satu angka persentase perbedaan warna sebagai patokan untuk seluruh jenis cetakan karena angka tersebut tidak menjelaskan secara memadai perubahan kecerahan, kejenuhan, maupun nuansa warna.
14. Evaluasi perbedaan warna dan mutu cetak
Perbedaan warna akan dievaluasi berdasarkan file final, spesifikasi pesanan, bahan, finishing, serta proof atau acuan yang telah disepakati.
Perbedaan terhadap tampilan layar atau cetakan dari produksi lain tidak dengan sendirinya menunjukkan adanya kesalahan produksi.
Namun, toleransi warna bukan pembenaran untuk seluruh masalah kualitas. Warna yang menyimpang jauh dari acuan yang disetujui, hilangnya salah satu kanal warna, garis atau belang yang mengganggu, serta perubahan warna yang mencolok dalam satu produksi perlu diperiksa sebagai potensi masalah produksi.
Foto dapat membantu pemeriksaan awal, tetapi penilaian warna tertentu memerlukan contoh fisik karena kamera dan layar dapat mengubah tampilan warna.
15. Persetujuan sebelum produksi
Dengan melanjutkan pesanan, pelanggan memahami bahwa cetak digital memiliki batas kemampuan reproduksi dan toleransi konsistensi warna.
